Pusing Belajar IT? Karakter Anime Ini Akan Membantu Kamu

Kementrian Info serta Komunikasi (Kominfo) Republik Indonesia miliki langkah sendiri untuk menghimpit tingkat rusaknya lingkungan di Indonesia. Satu diantaranya dengan mendatangkan aplikasi Sinyal Tangan Digital (TTD).

Disibakkan Herry Abdul Aziz, Staf Pakar Bagian Tehnologi Kominfo RI, pihaknya telah lakukan sosialisasi ke setiap kementrian serta pemerintah daerah (pemda) di Indonesia agar bisa menerapkan TTD.

“Penggunaan TTD begitu utama untuk penghematan pemakaian kertas, pastinya efeknya bakal begitu besar untuk lingkungan, terlebih menghimpit penebangan pohon dalam menghasilkan kertas. Saat ini kita masihlah lakukan sosialisasi serta ajakan ke semua kementrian serta Pemda supaya dapat berbarengan mengaplikasikannya, ” katanya pada Liputan6. com, waktu buka Seminar serta Workshop Sinyal Tangan Digital di Hotel Horison Palembang, Selasa (22/11/2016).

Sekarang ini, pemakaian TTD telah dikerjakan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dalam sistem pengurusan faktur pajak. Bahkan juga, TTD dipakai kian lebih 230 ribu dokumen, hingga telah memotong pemakaian kertas dalam jumlah banyak.

Pemakaian TTD dapat juga hindari aksi cyber crime yang tengah ramai berlangsung di Indonesia. Dengan begini, tindakan cyber crime dapat terlacak keakurasiannya dengan mengggunakan TTD.

“Ada empat jaminan dari TTD yang memiliki kemampuan serta akibat hukum yang sama juga dengan sinyal tangan manual. Empat jaminan itu telah disahkan dalam Undang-Undang Informsi Transaksi Elektronik (ITE) no. 11 Pasal 11 Tahun 2008, ” katanya.

Ke empat jaminan itu yaitu TTD memberi jaminan jati diri yang valid, jaminan kerahasiaan, jaminan integrits dan jaminan nirsangkal pada dokumen serta transaksi elektronik.

Tetapi, tak semuanya system dokumen kantor dapat memakai TTD, salah nya ialah sistem dokumentasi keuangan. Lantaran terdapat banyak Undang-Undang yang mewajibkan system dokumentasi memakai sistem manual.

Aidil Chendramata‎, Direktur Keamanan Info Kominfo RI menyampaikan, satu diantara aplikasi TTD dapat memakai flashdisk atau token dengan kode password yang cuma di ketahui oleh yang memiliki TTD.

“Token itu cuma dapat menaruh, namun ada password serta software spesial yang telah diberikan kewenangan bikin TTD. Sesungguhnya dapat juga tak memakai token, dapat disimpan di computer serta bisa dipakai oleh pemerintah ataupun non pemerintahan, ” tuturnya.

Agar bisa memakai software TTD, baik pemerintah ataupun non pemerintah dapat ajukan sebagai Certification Authority (CA) ke Kominfo. Di mana, pihaknya bakal memberi syarat-syarat CA.

Di tahun ini, ada 11 propinsi di Indonesia yang bakal disambangi oleh Kominfo RI lewat Direktorat Keamaan Info. Kota Palembang, yang disebut ibukota Sumatera Selatan (Sumsel) jadi kota ke empat dalam agenda Seminar serta Workshop Sinyal Tangan Digital Kominfo RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *